Eco-Futurism Fesyen Berkelanjutan 2026
Eco-Futurism (Fesyen Berkelanjutan) Bukan lagi sekadar tren, ini sudah menjadi standar. Pakaian yang terbuat dari bahan hasil daur ulang atau […]
Eco-Futurism (Fesyen Berkelanjutan) Bukan lagi sekadar tren, ini sudah menjadi standar. Pakaian yang terbuat dari bahan hasil daur ulang atau […]
Gamis Rompi (2-in-1): Model gamis dengan rompi yang bisa dilepas-pasang menjadi favorit karena fleksibilitasnya. Gamis Rompi (2-in-1) bukan sekadar pakaian,
Daftar Isi Epistemologi Gaya Vintage Kekinian: Menafsirkan Sejarah Sebagai Identitas Visual Dekonstruksi Material dan Serat: Identifikasi Karakteristik Tekstil Lintas Dekade
 Daftar Isi Epistemologi gaya vintage kekinian: Menafsirkan sejarah sebagai identitas visual Dekonstruksi material dan serat: Identifikasi karakteristik tekstil lintas dekade
Daftar Isi Epistemologi Gaya Vintage Kekinian: Menafsirkan Sejarah sebagai Identitas Visual Dekonstruksi Material dan Serat: Identifikasi Karakteristik Tekstil Lintas Dekade
Circular Fashion: Pasar barang bekas (resale) seperti The RealReal tumbuh 3x lebih cepat daripada pasar barang baru. Memakai barang vintage
Daftar Isi Epistemologi Gaya Vintage Kekinian: Menafsirkan Sejarah sebagai Identitas Visual Dekonstruksi Material dan Serat: Identifikasi Karakteristik Tekstil Lintas Dekade
Earthy Tones: Untuk Indonesia (khususnya tren Lebaran/Raya 2026), warna seperti sage green, terracotta, beige, dan ash blue sangat mendominasi karena
Daftar Isi Epistemologi Gaya Vintage Kekinian: Menafsirkan Sejarah sebagai Identitas Visual Dekonstruksi Serat dan Tekstil: Mengidentifikasi Karakteristik Material Lintas Era
Modest Sophisticated: Untuk tren busana muslim di Indonesia, desainer seperti Vivi Zubedi dan Itang Yunasz membawa koleksi yang lebih berstruktur
Digital Daydream: Gaya yang terinspirasi dari dunia virtual—warna-warna holografik, bahan iridisen, dan pakaian yang memiliki “kembaran digital” (digital twin). Digital
Daftar Isi Fenomena Retrospektif: Memahami Akar Gaya Vintage Kekinian dalam Evolusi Mode Dekonstruksi Serat dan Tekstil: Mengidentifikasi Karakteristik Material Autentik